Did you know you are using an outdated browser?

Actor ?

Penghargaan pada insan film selalu mengacu pada prestasi aktor manusia yang terlibat dalam pembuatan film tersebut. Tapi tahukan kita bahwa dalam sebuah film tidak hanya manusia saja yang terlibat, tetapi terkadang hewan. Anjing saja pernah terlibat pembuatan sinetron dan film. Bahkan di dalam pembuatan sinetron, ia menjadi anjing favorite artis loh.

Nah terkadang kita juga sebagai orang KristenĀ  suka berperan sebagai aktor pelaksana Firman Tuhan. Nah masalanya belum tentu yang kita perankan adalah yang kita lakukan. Ada aktor yang berperan kasar tapi dalamĀ  kehidupan nyatanya adalah orang yang lembut. Ada aktor berperan cengeng, tapi sangat tegar dalam kehidupan sehari-harinya.

Ada orang yang begitu cakap memimpin komsel, belum tentu kehidupan rohaninya baik. Ada hamba Tuhan yang cakap menyampaikan pengajaran, tapi ia hanya mempunyai pengetahuan dan tidak mempraktekkannya. Ada orang yang begitu terlihat sopan tetapi mempunyai kehidupan gelap yang ia sembunyikan. Ada orang yang begitu terlihat sangat professional dalam pelayanan, tetapi tetap saja korupsi dalam pekerjaannya.

Alkitab menyamakan kehidupan sebagai aktor itu sebagai kuburan yang indah. Begitu indah luarnya, tetapi dalamnya berisi mayat yang busuk.

Percayalah tidak ada kehiudpan/peran sebagai aktor yang benar-benar enak, yang paling enak adalah menjadi diri sendiri, yaitu menjaidi ciptaaan yang selalu dibaharui di dalam Tuhan.

Tantangan kita hari ini adalah mulai melepaskan topeng-topeng peran yang kita pakai satu persatu. Mintalah kekuatan dan lepaskanlah kehidupan lama kita. Jangan banyak bicara atau sok suci jika kita hanya kator. Jangan jadi aktor, jadilah pelaku Firman.

(tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus, dan kaum keturunan Yakub akan memilki pula tanah miliknya – Obaja 1:17)-Sumber Renungan

Leave a Comment